make widget

Sabtu, 02 April 2011

Kecamatan Kampak Masih Kekurangan Guru

Usai mengikuti Mlaku Bareng dengan masyarakat Kampak, Jum'at, 1 April 2011, Bupati Trenggalek menggelar rapat kerja dengan para pejabat dan tokoh masyarakat  Kecamatan Kampak bertempat di Aula Puskesmas Kampak. Rapat yang diikuti Camat, Kepala UDP, Kepala Puskesmas, para Kades, para Kepala Sekolah serta tokoh masyarakat dari Kecamatan Kampak ini juga dihadiri  Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, S. Akbar Abas, SE, Wakil Bupati, Kholiq, SH, M.Si. serta para Kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek.
Mengawali rapat, secara simbolis Bupati memberikan bantuan keagamaan kepada 5 Ta’mir masjid. Dalam kesempatan tersebut  Bupati menekankan  bahwa dalam masa pemerintahannya  harus ada perubahan menuju kondisi yang lebih baik pada semua bidang. Hal ini sesuai dengan visi yang disampaikan saat kampanye Pemilukada  beberapa waktu yang lalu yang lalu,  yaitu perubahan menuju masyarakat Trenggalek yang sejahtera dan berakhlaq.
Sedangkan misi yang dilaksanakan adalah pembangunan pro rakyat. Menurut Dr. Mulyadi WR, pembangunan pro rakyat adalah proses pembangunan yang melibatkan rakyat , mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya. Oleh karena itu, pada setiap acara Mlaku Bareng,  Bupati selalu mengikutsertakan beberapa kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek supaya bisa mendengar sendiri permintaan dan aspirasi masyarakat.
Bupati juga menyoroti keadaan Pasar Agrobisnis Kampak yang mangkrak. Terkait hal ini, Bupati menyatakan akan segera melakukan pembenahan dan evaluasi supaya  bangunan  pasar Agrobis  bisa segera digunakan oleh masyarakat dengan harga yang sesuai dengan kemampuan rakyat. "Saya tidak mau kios yang ada di Kampak dan  Stadion Kelutan  dimanfaatkan para spekulan. Oleh karena itu dalam pemilihan penyewa atau pengguna kios harus selektif dan hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar punya usaha, sehingga kios  segera bisa digunakan untuk berjualan",  kata Bupati.
            Melihat pembangunan yang pesat di  Kecamatan Kampak, Bupati menyinggung apakah  bangunan-bangunan tersebut telah memiliki  IMB. Oleh karena itu Bupati meminta kepada pihak-pihak yang terkait, antara lain Kantor Perijinan  dan Penanaman Modal, Dinas Perkimsih,  Camat dan Kepala Desa untuk melaksanakan penertiban perijinan. Menurut Bupati, saat ini proses perijinan disederhanakan dan dipermudah, sehingga tidak  memberatkan masyarakat.  Upaya mempermudah perijinan ini juga dimaksudkan untuk mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru, sehingga potensi Trenggalek yang  cukup besar ini bisa segera dikelola.Percuma punya potensi besar bila tidak dikelola ungkap Bupati.
Mengenai masih banyaknya  infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak,   Bupati menyampaikan bahwa untuk  tahun ini yang menjadi proritas  pembangunan jembatan, karena banyak jembatan yang putus karena bencana. Untuk jalan yang rusak, tetap akan  diperbaiki, namun secara bertahap. Oleh karena itu  Bupati meminta kepada Camat dan Kades untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya bersabar, karena perlu proses dalam pembangunan.
Rapat kerja dilanjutkan penyampaian aspirasi dari peserta yang hadir. Diantaranya Kepala UDP Kecamatan Kampak, Taslim, S.Ag., minta agar kebutuhan Guru di Kecamatan Kampak dipenuhi, karena UDP Kecamatan Kampak masih kekurangan 7 orang guru kelas, 4 orang guru olahraga dan 1 orang guru agama. Sedangkan Kades Bendoagung, Sumaji, meminta agar 2 jembatan yang putus  dan  juga Dam Semarangan yang rusak karena banjir  agar  segera mendapatkan perbaikan [tg/ys].

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites